Wagub Banten Nilai Catur Mampu Membentuk Karakter dan Cara Berpikir Strategis

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM,  Cilegon – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, olahraga catur tidak hanya mengasah kemampuan berpikir, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan seperti strategi, fokus, kesabaran, sportivitas, dan saling menjaga. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pertandingan cabang olahraga catur pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Tahun 2026 tingkat Provinsi Banten di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Dimyati, pertandingan catur pada Popda XII menjadi salah satu upaya memasyarakatkan olahraga catur di kalangan pelajar sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.

“Di Popda ini selain bertanding, anak-anak kita dilatih untuk bercatur, menyukai catur, dan kita menciptakan master-master catur. Harapannya menjadi grandmaster,” ungkapnya.

Menurutnya, ajang Popda bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga membangun karakter atlet muda. Filosofi catur, kata dia, mengajarkan bahwa setiap individu memiliki peran dan potensi untuk berkembang.

“Atlet-atlet atau anak-anak ini masih perlu dijaga, dibimbing, dan diajarkan. Tapi suatu saat bisa menjadi pemimpin,” katanya.

Selain itu, Wagub Dimyati menekankan catur juga mengajarkan pentingnya kesabaran, ketenangan, dan fokus dalam mengambil keputusan. Setiap langkah yang disusun dengan strategi yang matang akan menentukan keberhasilan.

“Intinya catur itu mengajarkan bagaimana harus sabar, harus tenang, harus fokus, dan harus memiliki strategi. Langkah awal itu menentukan untuk kemenangan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Wagub Dimyati berpesan kepada para atlet agar terus berlatih dan tidak takut menghadapi kekalahan. Menurutnya, kalah dan menang merupakan bagian dari proses untuk menjadi lebih baik.

“Saya berharap para atlet Popda terus berlatih. Juara dunia pun ada menang dan ada kalah. Yang penting terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak generasi muda untuk lebih mencintai olahraga catur karena memiliki banyak manfaat bagi kecerdasan dan pembentukan karakter. Ia menilai catur dapat menjadi alternatif kegiatan positif dibandingkan menghabiskan waktu dengan gawai.

“Daripada terus bermain handphone atau gadget, lebih baik bermain catur. Catur punya filosofi yang luar biasa dalam kehidupan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, Popda merupakan ajang olahraga pelajar multi-event yang menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten dan kota, Popda, hingga Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Dikatakan Syaukani, ajang POPDA juga menjadi sarana penting untuk menemukan dan mempersiapkan regenerasi atlet-atlet muda Banten.

“Ini adalah salah satu cara kita melakukan regenerasi dan pembinaan atlet muda,” katanya.

Selanjutnya, Syaukani menambahkan, para juara Popda XII akan dipersiapkan untuk mengikuti Popnas melalui pembinaan lanjutan. Selain itu, mereka juga diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan Banten pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.

“Pembinaan atlet tidak bisa instan. Atlet-atlet yang saat ini berusia 16 sampai 17 tahun, pada PON 2032 nanti akan memasuki usia emas atlet, sekitar 21 hingga 25 tahun. Mereka inilah yang kita siapkan untuk memperkuat Banten,” katanya.

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Tahun Baru Islam 1448 H, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan bagi Masyarakat
Sambut 1 Muharram 1448 H, Kecamatan Balaraja Ajak Hijrah Menuju Kebaikan
Gubernur Banten Andra Soni Soroti Meningkatnya Perhatian Pemerintah pada Pertanian
Melalui Evaluasi HKG PKK, TP PKK Banten Dorong Peningkatan Kualitas Program di Daerah
Andra Soni Dorong Dunia Usaha Berpihak pada Tenaga Kerja Lokal Banten
Deklarasi ALPETARA: Stop Tawuran, Tolak Narkoba & Utamakan Pendidikan dan Prestasi
Dimyati Sebut Anak Saleh dan Ilmu Bermanfaat Jadi Penyelamat di Akhirat
RLS Banten Meningkat pada 2025, Sekolah Gratis Jadi Penopang Pemerataan Pendidikan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:15 WIB

Tahun Baru Islam 1448 H, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan bagi Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, Kecamatan Balaraja Ajak Hijrah Menuju Kebaikan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:14 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Soroti Meningkatnya Perhatian Pemerintah pada Pertanian

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:04 WIB

Melalui Evaluasi HKG PKK, TP PKK Banten Dorong Peningkatan Kualitas Program di Daerah

Senin, 15 Juni 2026 - 19:57 WIB

Andra Soni Dorong Dunia Usaha Berpihak pada Tenaga Kerja Lokal Banten

Berita Terbaru