Kongres Marhaenis Dihadiri Delegasi DIY, Semangat Kerakyatan Terus Digaungkan

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jembrana – Delegasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut mewarnai pelaksanaan Kongres XI Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) yang berlangsung di Istana Jimbawarna, Bali, pada 4-6 Juni 2026.

Kehadiran kontingen DIY dinilai memberi kontribusi penting dalam memperkuat arah perjuangan organisasi sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai Marhaenisme sebagai jalan perjuangan rakyat.

Pimpinan Delegasi GPM DIY, Antonius Fokki Ardiyanto, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kongres yang bertepatan dengan momentum 125 tahun kelahiran Bung Karno.

Ia menyebut forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat kaderisasi ideologi dan konsolidasi gerakan nasionalis kerakyatan.

“Kongres ini bukan hanya forum organisasi, tetapi ruang kaderisasi ideologi dan konsolidasi perjuangan rakyat,” kata Fokki dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Sebanyak 17 utusan dari berbagai kabupaten dan kota di DIY berangkat menuju Bali melalui jalur darat dari Bale Marhaen di Kampung Pengok, Kota Yogyakarta.

Menurut Fokki, perjalanan tersebut menjadi simbol militansi kader serta semangat gotong royong yang selama ini menjadi napas perjuangan kaum Marhaenis.

“Kami berangkat dengan membawa semangat persatuan, gotong royong, dan tekad mengaktualisasikan ajaran Bung Karno di tengah tantangan zaman,” ujarnya.

Kongres XI GPM memiliki makna historis karena digelar bertepatan dengan peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno.

Dalam forum itu, peserta diajak menggali kembali nilai-nilai Marhaenisme sebagai ideologi pembebasan rakyat kecil dari ketimpangan ekonomi, berbagai bentuk penindasan, serta dominasi kekuatan yang dinilai bertentangan dengan cita-cita kemerdekaan nasional.

Kongres secara resmi dibuka Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Forum tersebut juga dihadiri Natalius Pigai sebagai utusan khusus Presiden Prabowo Subianto serta perwakilan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang menyampaikan pandangan kebangsaan kepada peserta kongres.

Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai dinamika organisasi, dialektika pemikiran, dan perumusan arah perjuangan GPM berlangsung secara intensif.

Melalui mekanisme musyawarah yang demokratis, kongres akhirnya menetapkan Arya Weda Karna sebagai Ketua Umum, Putra Naibaho sebagai Sekretaris Jenderal, Ristiyanto sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, Heri Satmoko sebagai Ketua Dewan Pembina, serta Toto Suryawan Sukarno sebagai Ketua Dewan Penasehat.

Delegasi DIY juga mendapat peran strategis dalam pembahasan organisasi. Antonius Fokki Ardiyanto dipercaya memimpin Komisi Organisasi yang membahas penyempurnaan AD/ART, mekanisme pemilihan Ketua Umum, hingga pengaturan struktur Dewan Pimpinan Pusat GPM.

“Kepercayaan ini menunjukkan kontribusi nyata kader-kader DIY dalam menjaga kualitas demokrasi organisasi dan memperkuat fondasi kelembagaan GPM ke depan,” ujar Fokki.

Fokki menegaskan hasil Kongres XI merupakan kemenangan seluruh kader Marhaenis Indonesia.

“Bung Karno mengajarkan bahwa politik harus menjadi alat perjuangan rakyat, bukan alat kepentingan segelintir orang,” katanya.

Ia menambahkan kepengurusan baru diharapkan mampu menjadikan GPM sebagai organisasi kader yang berpihak kepada kaum marhaen, memperjuangkan keadilan sosial, serta menjaga Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

“Dari Bali, kami berkomitmen melanjutkan perjuangan mewujudkan Indonesia yang berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” pungkasnya.(waw)

Berita Terkait

APMF 2026 Dorong Strategi Consumer Engagement yang Adaptif dan Inovatif
Ketua SMSI Tabanan Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Manifesto Kebebasan Pers SMSI Bali
Rangkaian Perayaan HUT ke-25 Tahun Partai Demokrat, DPD Demokrat Bali Tebar 9.000 Benih Ikan Mujair di Danau Batur
AHY: Pertumbuhan Pariwisata Bali Harus Sejalan dengan Pelestarian Lingkungan dan Budaya
Jaga Desa Mempertemukan Hashim, Reda Dan Firdaus Untuk Indonesia.
Menyamar dengan Paspor Brasil, Buronan Interpol Asal Australia Berhasil Ditangkap
Ganjar Ingatkan Kader PDIP Kawal APBD agar Berpihak pada Kepentingan Rakyat
Perkuat Penegakan Hukum Keimigrasian, Imigrasi dan Kejari Denpasar Teken PKS

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:01 WIB

APMF 2026 Dorong Strategi Consumer Engagement yang Adaptif dan Inovatif

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:25 WIB

Ketua SMSI Tabanan Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Manifesto Kebebasan Pers SMSI Bali

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:21 WIB

Rangkaian Perayaan HUT ke-25 Tahun Partai Demokrat, DPD Demokrat Bali Tebar 9.000 Benih Ikan Mujair di Danau Batur

Senin, 20 Juli 2026 - 13:00 WIB

AHY: Pertumbuhan Pariwisata Bali Harus Sejalan dengan Pelestarian Lingkungan dan Budaya

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:36 WIB

Jaga Desa Mempertemukan Hashim, Reda Dan Firdaus Untuk Indonesia.

Berita Terbaru

Yogyakarta

Pelepasan 15 Merpati Warnai Pembukaan Dies Natalis ke-44 UWM

Selasa, 25 Agu 2026 - 09:45 WIB