Mahasiswa Untirta Kunjungi Kedai Tepi Sawah, Angkat Isu Ketahanan Pangan

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Banten – Sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melakukan kunjungan lapangan ke Kedai Tepi Sawah sebagai bagian dari tugas perkuliahan. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mengamati langsung kawasan persawahan produktif sekaligus melakukan wawancara dengan petani setempat dengan tema perubahan iklim dan ketahanan pangan.

Kedatangan mahasiswa ini tidak hanya untuk keperluan akademik, tetapi juga sebagai bentuk pembelajaran lapangan mengenai kondisi pertanian di wilayah Cipocok Jaya, Kota Serang. Para mahasiswa mengaku tertarik dengan suasana persawahan yang masih produktif serta panorama alam di sekitar Kedai Tepi Sawah, termasuk pemandangan Gunung Karang yang tampak jelas meski berjarak cukup jauh.

Salah satu mahasiswa, Petani Silaban dari Silaturahmi Banten, mengatakan diskusi dengan petani membuka perspektif baru mengenai pentingnya menjaga lahan pertanian di tengah tekanan pembangunan.

Dalam dialog tersebut, Petani Silaban menegaskan bahwa sawah-sawah produktif harus dijaga dan dilestarikan, bukan dialihfungsikan menjadi kawasan perumahan. Menurutnya, lahan pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.

“Kalau sawah-sawah produktif dijadikan perumahan, kita akan kehilangan sumber pangan. Ketahanan pangan itu bukan hanya soal menanam padi, tetapi juga umbi-umbian dan tanaman lainnya,” ujar Petani Silaban Senin, (1/6/2026).

Ia juga menambahkan bahwa bertani dapat dilakukan dengan cara sederhana tanpa ketergantungan pada bahan kimia. Menurutnya, limbah organik seperti rumput atau alang-alang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami. Selain itu, berbagai tanaman pangan seperti talas, kangkung, genjer, hingga pepaya dapat ditanam untuk kebutuhan harian, bahkan tanaman obat herbal untuk menjaga stamina.

“Kalau tidak punya lahan, bisa menanam di karung. Yang penting mau bergerak. Di pekarangan pun jangan dibiarkan tidur,” tambahnya.

Petani juga menyoroti bahwa satu rumpun talas atau sente dapat tumbuh dan bertahan dengan baik meski tanpa perawatan intensif, selama tetap mendapat perhatian secara berkala.

Para mahasiswa mencatat bahwa sistem pertanian sederhana tersebut tetap mampu mendukung kebutuhan pangan rumah tangga, terutama jika masyarakat mau memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah.

Di akhir kegiatan, para petani menyampaikan pesan agar masyarakat tidak meninggalkan sektor pertanian meskipun memiliki kesibukan lain. Menurut mereka, waktu kecil sekalipun dapat dimanfaatkan untuk menanam.

“Luangkan waktu lima menit untuk menanam. Jangan biarkan pekarangan menjadi lahan kosong,” pesan Petani Silaban.

Ia juga menilai bahwa program pemerintah dalam pembangunan perumahan bagi masyarakat memang penting, namun tidak boleh mengorbankan lahan sawah produktif yang menjadi penopang ketahanan pangan daerah.

(Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Andra Soni Ajak BAMAGNAS Menjadi Mitra Strategis dalam Merawat Kerukunan
Peneliti IPDN Pelajari Strategi Efisiensi Anggaran dari Andra Soni
Kapolda Banten: Pensucian Pataka Wujud Introspeksi dan Penghayatan Nilai Tribrata
IKA SMAN 1 Ciruas Hadirkan Khitanan Massal Gratis bagi Alumni dan Warga Sekitar
Pemprov Banten Prioritaskan Konektivitas Wilayah Melalui IJD 2026
TP PKK Banten Dorong Industri Rumah Tangga Naik Kelas melalui Inovasi Produk
Industri Baja Banten Melesat, Cilegon Catat Ekspor hingga Kanada
Dari Puncak Gunung Wedon, Difabel Gaungkan Pentingnya Melestarikan Hutan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:37 WIB

Andra Soni Ajak BAMAGNAS Menjadi Mitra Strategis dalam Merawat Kerukunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:26 WIB

Peneliti IPDN Pelajari Strategi Efisiensi Anggaran dari Andra Soni

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:11 WIB

Kapolda Banten: Pensucian Pataka Wujud Introspeksi dan Penghayatan Nilai Tribrata

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:32 WIB

IKA SMAN 1 Ciruas Hadirkan Khitanan Massal Gratis bagi Alumni dan Warga Sekitar

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pemprov Banten Prioritaskan Konektivitas Wilayah Melalui IJD 2026

Berita Terbaru