Loman Hadirkan Wellness Tourism Bernuansa Budaya di HUT Taman Budaya Embung Kotagede

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA – Tren gaya hidup sehat dan wisata berbasis ketenangan jiwa terus berkembang di Indonesia. Menjawab kebutuhan tersebut, Loman menghadirkan konsep wellness tourism berbasis budaya dalam perayaan HUT Taman Budaya Embung Kotagede yang berlangsung pada (23/5/26 – 24/5/26)

Melalui konsep Green, Healthy & Halal, Loman tidak hanya memperkenalkan layanan hospitality, tetapi juga menawarkan pengalaman pemulihan fisik, mental, dan spiritual yang menyatu dengan budaya lokal serta keberlanjutan lingkungan.

Partisipasi Loman dalam pameran budaya tersebut menjadi gambaran bahwa industri hospitality kini berkembang menjadi ruang wellness holistik yang mengedepankan keseimbangan hidup.

Dalam kegiatan tersebut, Loman menghadirkan berbagai program unggulan, mulai dari sajian kuliner tradisional sehat hingga wisata budaya bernuansa relaksasi.

Salah satu menu yang menarik perhatian pengunjung adalah Sego Wiwit, hidangan tradisional khas Jawa yang sarat filosofi rasa syukur dan harmoni manusia dengan alam. Sajian tersebut dilengkapi aneka sambal Nusantara yang memperkuat cita rasa lokal.

Selain itu, pengunjung juga diperkenalkan dengan Herbs Infuse Immuno, minuman herbal berbahan rempah alami yang diracik untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Perpaduan rempah tradisional dengan pendekatan healthy lifestyle modern menjadi daya tarik tersendiri di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat alami.

Nuansa wellness semakin lengkap dengan hadirnya Calpataru Spa, fasilitas relaksasi yang menawarkan perawatan tubuh berbasis bahan-bahan alami. Konsep ketenangan dan healing alami yang diusung menjadi alternatif relaksasi di tengah aktivitas perkotaan yang padat.

Tidak hanya berfokus pada kesehatan tubuh, Loman juga memperkenalkan pendekatan wellness melalui budaya lewat program “Loman Plesiran”. Program tersebut mengajak peserta menikmati perjalanan wisata budaya yang menenangkan sekaligus memperkaya wawasan sejarah dan tradisi Yogyakarta.

Peserta diajak menyusuri kawasan heritage Kotagede, mengenal budaya di Kraton Yogyakarta, hingga memahami nilai tradisi di Pura Pakualaman. Aktivitas tersebut dirancang sebagai perjalanan reflektif yang mampu membangun koneksi emosional dan spiritual dengan budaya lokal.

Di sektor budaya, Loman turut memperkenalkan paket Pernikahan Tradisional Mataram dan Jawa yang mengangkat nilai filosofi dan kearifan lokal. Program ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya melalui konsep pernikahan yang autentik, elegan, dan penuh makna.

Founder dan Managing Director Loman, Handono S. Putro, mengatakan bahwa keikutsertaan Loman dalam HUT Taman Budaya Embung Kotagede menjadi momentum penting untuk memperkenalkan konsep wellness secara menyeluruh kepada masyarakat.

“Mulai dari sajian sehat tradisional, herbal penambah imun, relaksasi di Calpataru Spa, hingga wisata budaya melalui Loman Plesiran, semuanya kami hadirkan untuk menciptakan keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa,” ujarnya.

Menurut Handono, Loman ingin dikenal bukan sekadar sebagai tempat menginap, melainkan sebagai ekosistem gaya hidup sehat yang menggabungkan budaya, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Loman berharap dapat menjadi bagian dari perkembangan wellness tourism di Yogyakarta sekaligus menginspirasi masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat, tenang, dan selaras dengan budaya lokal. (Aga)

Berita Terkait

Sehat Alami Khas Indonesia, Gerakan Minum Jamu Serentak di UGM Jadi Simbol Kebugaran Modern
Menuju Kota Wakaf, Yogyakarta Siap Integrasikan Sektor Sosial dan Ekonomi Kreatif
Perkuat SPIP, Kanwil DJPB DIY Bagikan Praktik Baik Tata Kelola Birokrasi ke Kemenag Jogja
Diduga Depresi karena Sakit Menahun, Warga Gunungkidul Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Kapolda Cup 2026 Meriah, Ajang Sinergitas dan Sportivitas Antarinstansi di Banten
BKKBN dan STAK Yogyakarta Bahas Strategi Bantuan bagi Masyarakat Miskin
IKAL Lemhannas DIY Tegaskan Komitmen Jadi Ruang Lahirnya Gagasan Kebangsaan
Pemkab Sleman Dorong Perempuan Muda NU Jadi Penggerak Ekonomi Produktif

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:49 WIB

Sehat Alami Khas Indonesia, Gerakan Minum Jamu Serentak di UGM Jadi Simbol Kebugaran Modern

Senin, 25 Mei 2026 - 15:44 WIB

Menuju Kota Wakaf, Yogyakarta Siap Integrasikan Sektor Sosial dan Ekonomi Kreatif

Senin, 25 Mei 2026 - 15:28 WIB

Perkuat SPIP, Kanwil DJPB DIY Bagikan Praktik Baik Tata Kelola Birokrasi ke Kemenag Jogja

Senin, 25 Mei 2026 - 14:37 WIB

Loman Hadirkan Wellness Tourism Bernuansa Budaya di HUT Taman Budaya Embung Kotagede

Senin, 25 Mei 2026 - 14:21 WIB

Diduga Depresi karena Sakit Menahun, Warga Gunungkidul Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Berita Terbaru