Program Akademik Universitas Ahmad Dahlan Dukung Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof Dr Muchlas MT, menegaskan kampus tetap fokus menjalankan Tridharma perguruan tinggi meski pemerintah mendorong keterlibatan kampus dalam program Makan Bergizi Gratis.

“Fokus utama kami tetap pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tegas Muchlas saat menanggapi arahan pemerintah terkait pengelolaan SPPG program MBG.

Menurut Muchlas, arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Brian Yuliarto memang mendorong perguruan tinggi aktif mendukung program strategis nasional.

Namun, UAD memilih mengambil peran sesuai kapasitas akademik kampus.

“Kami tetap berkontribusi melalui riset, inovasi pangan, dan pengabdian masyarakat yang sudah berjalan,” ujarnya.

Muchlas menjelaskan, UAD selama ini telah aktif melakukan penelitian pangan lokal, pencegahan stunting, hingga inovasi makanan sehat melalui berbagai program akademik.

“Program-program itu dijalankan oleh Prodi Teknologi Pangan, Gizi, dan Bisnis Jasa Makanan, terutama di wilayah Gunungkidul dan Kulon Progo,” katanya.

Ia menilai kontribusi kampus harus tetap linier dengan misi akademik dan kebutuhan masyarakat.

Tak hanya itu, UAD melalui Ahmad Dahlan Halal Center juga terus mendampingi UMKM memperoleh sertifikasi halal.

“Kami ingin membantu pelaku usaha kecil agar lebih berdaya saing dan siap berkembang,” ungkap Muchlas.

Upaya tersebut bahkan mengantarkan UAD meraih penghargaan Best Halal Innovation on Academic Achievement dalam ajang Indonesia Halal Industry Award 2024 dari Kementerian Perindustrian RI.

Muchlas memastikan UAD akan terus memperkuat kualitas riset, pengabdian, dan inovasi akademik di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan zaman.

“Kampus harus tetap menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus solusi bagi masyarakat,” tandasnya.

Ia berharap perguruan tinggi tetap mampu menjaga keseimbangan antara mendukung program pemerintah dan menjalankan fungsi akademik secara optimal. (waw)

Berita Terkait

PRA Condongcatur Barat Gelar Milad Aisyiyah dengan Pengajian dan Layanan Kesehatan Gratis
Ketua KAWAL Indonesia Ajak Umat Maknai Pentakosta Sebagai Momentum Menjadi Saksi Kristus
PD Muhammadiyah Kota Yogyakarta Tegaskan Pentingnya Ekosistem Sungai Bersih
Fakultas Hukum UWM Bahas KDRT dan Perlindungan Anak Bersama Warga Bantul
Sosok Yusuf Ronodipuro di Balik Tersebarnya Proklamasi ke Mancanegara
Safari Qurban AMM Kauman Jadi Sarana Dakwah dan Gotong Royong Masyarakat
Sri Sultan HB X dan Megawati Tampak Akrab di Resepsi Pernikahan Putra Hasto
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana di Prambanan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:12 WIB

PRA Condongcatur Barat Gelar Milad Aisyiyah dengan Pengajian dan Layanan Kesehatan Gratis

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:04 WIB

Ketua KAWAL Indonesia Ajak Umat Maknai Pentakosta Sebagai Momentum Menjadi Saksi Kristus

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:01 WIB

PD Muhammadiyah Kota Yogyakarta Tegaskan Pentingnya Ekosistem Sungai Bersih

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:54 WIB

Fakultas Hukum UWM Bahas KDRT dan Perlindungan Anak Bersama Warga Bantul

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:50 WIB

Sosok Yusuf Ronodipuro di Balik Tersebarnya Proklamasi ke Mancanegara

Berita Terbaru