Pendidikan Harus Jadi Alat Pembebas, Bukan Pencipta Ketimpangan

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Banten — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2026 dimaknai sebagai momentum evaluasi sistem pendidikan nasional oleh organisasi Pemuda Berdampak. Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menyoroti masih adanya persoalan ketimpangan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, kesenjangan antara daerah perkotaan dan pedesaan masih menjadi tantangan serius, terutama dalam hal infrastruktur pendidikan, ketersediaan tenaga pendidik, serta akses teknologi pembelajaran yang belum merata.

“HARDIKNAS tidak cukup hanya diperingati secara seremonial. Ini harus menjadi ruang refleksi bersama untuk memastikan pendidikan benar-benar berpihak pada semua lapisan masyarakat,” ujarnya Sabtu, (2/5/2026).

Ia menegaskan bahwa pendidikan seharusnya berfungsi sebagai sarana pembebasan dan peningkatan kualitas manusia, bukan justru memperlebar ketimpangan sosial yang ada. Karena itu, transformasi pendidikan dinilai perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, daya kritis, dan kepedulian sosial peserta didik.

Selain itu, ia juga menyoroti peran guru yang dinilai sangat vital dalam ekosistem pendidikan. Ia menilai peningkatan kesejahteraan serta pengurangan beban administratif bagi guru perlu menjadi perhatian utama agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih optimal.

Pemuda Berdampak juga mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah, masyarakat, dan kalangan muda, untuk bersama-sama membangun sistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif dan berkeadilan.

“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus hadir sebagai bagian dari solusi dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia,” tegasnya.

(Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Ponpes Al Mubarok Wisuda 46 Santri dari Berbagai Daerah
Polda Banten Tekan Angka Kecelakaan dan Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar
Hari Buruh 2026, Polda Banten Serukan Kebersamaan dan Stabilitas Kamtibmas
Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026
Pemprov Banten Dorong Implementasi MBG 3B untuk Cegah Stunting di Lebak
Kabidhumas Polda Banten: Pengamanan May Day Bentuk Pelayanan kepada Masyarakat
Rekomendasi DPRD atas LKPj 2025 Akan Masuk Perencanaan dan Penganggaran Pemprov Banten
MBG 3B Dinilai Mampu Kurangi Beban Ekonomi Keluarga di Banten

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:28 WIB

Pendidikan Harus Jadi Alat Pembebas, Bukan Pencipta Ketimpangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23 WIB

Ponpes Al Mubarok Wisuda 46 Santri dari Berbagai Daerah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:11 WIB

Polda Banten Tekan Angka Kecelakaan dan Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:17 WIB

Hari Buruh 2026, Polda Banten Serukan Kebersamaan dan Stabilitas Kamtibmas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:11 WIB

Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026

Berita Terbaru

Ketua IKASPS UNNES, Irjend Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si (kaos putih pakai peci) & Ketua Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, Dr Susilo Kusdiwanggo, ST. MT (kemeja hitam). (Istimewa).

Nusantara

Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:03 WIB