Hardiknas 2026 di DIY, Pemerintah Tekankan Kolaborasi dan Transformasi Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han. mewakili Danrem 072/Pamungkas menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 tingkat Provinsi DIY, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, dan berlangsung khidmat dengan diikuti berbagai elemen masyarakat.

Upacara dipimpin oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum DIY, Srie Nurkyatsiwi, M.M.A., serta dihadiri Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, jajaran Forkopimda DIY, kepala OPD, akademisi, aparat TNI-Polri, ASN, mahasiswa hingga pelajar.

Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Srie Nurkyatsiwi membacakan amanat tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Ia menyampaikan bahwa Hardiknas menjadi momentum penting untuk menghormati jasa Ki Hadjar Dewantara sekaligus memperkuat fondasi pendidikan nasional yang memerdekakan dan berkarakter.

“Pendidikan bermutu untuk semua, bahwa akses pendidikan berkualitas adalah hak setiap warga negara dan tanggung jawab seluruh elemen bangsa melalui partisipasi semesta,” ujar Srie Nurkyatsiwi saat membacakan amanat tersebut di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya refleksi dan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.

“Keberhasilan tahun 2025 harus menjadi modal intelektual dan moral untuk menghadapi tantangan pendidikan di tahun 2026 dengan penuh optimisme,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh insan pendidikan untuk melakukan langkah konkret melalui kolaborasi dan inovasi.

“Aksi nyata mendorong kolaborasi inklusif dan penggunaan teknologi atau transformasi digital harus tetap berpijak pada kekuatan moral dan etika dalam membentuk agen peradaban,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

Pakar UMY: Zero Accident Harus Jadi Target Utama Perkeretaapian Nasional
Insiden Bekasi Timur Picu Evaluasi Sistem Persinyalan dan Operasional Kereta
HS Dukung Sembada Fighting Championship, Hadirkan Wadah Positif bagi Anak Muda Sleman
Didukung Mayoritas Klub, Inung Nurzani Lanjutkan Kepemimpinan Percasi Jogja
Muskot Percasi Jogja Jadi Momentum Kebangkitan Catur Berbasis Masyarakat
Pakar Hukum Tata Negara UMY Kritik Pendekatan Status Pelaku dalam Peradilan Militer
Aksi AMEL di Malioboro Memanas, Massa Batalkan Long March Demi Hindari Konflik
Seorang Pria di Gunungkidul Ditemukan Meninggal Dunia di Area Ladang

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pakar UMY: Zero Accident Harus Jadi Target Utama Perkeretaapian Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:45 WIB

Insiden Bekasi Timur Picu Evaluasi Sistem Persinyalan dan Operasional Kereta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

Didukung Mayoritas Klub, Inung Nurzani Lanjutkan Kepemimpinan Percasi Jogja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:15 WIB

Hardiknas 2026 di DIY, Pemerintah Tekankan Kolaborasi dan Transformasi Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:00 WIB

Muskot Percasi Jogja Jadi Momentum Kebangkitan Catur Berbasis Masyarakat

Berita Terbaru