JENDELANUSANTARA.COM, Banten – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Mathla’ul Anwar (MA) Provinsi Banten, Drs. H. Taufik Rohman, M.Si., menyampaikan laporan singkat terkait kegiatan dan struktur organisasi dalam rangkaian Muktamar Mathla’ul Anwar ke 21 dan Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di Ledian Hotel, Sabtu malam (11/4/2026).
Dalam sambutannya, Taufik Rohman menyampaikan penghormatan kepada jajaran Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, KH. Embay Mulya Syarif, serta seluruh pengurus wilayah dan daerah dari seluruh Indonesia. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan mendapatkan keberkahan.
“Atas nama Pengurus Wilayah Mathla’ul Anwar Provinsi Banten, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dari Sabang sampai Merauke. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan atas kebersamaan ini,” ujarnya.
Taufik menjelaskan, Provinsi Banten yang berdiri pada 4 Oktober 2000 kini telah berusia 26 tahun. Seiring dengan itu, Mathla’ul Anwar yang lahir di Kabupaten Pandeglang, Banten, juga terus berkembang dengan kepengurusan yang telah berjalan selama empat periode di tingkat wilayah.
Ia menyebutkan, kepemimpinan PW MA Banten sebelumnya dipegang oleh H. Ian Sanwani, Zaenal Abidin Sujai, dan H. M. B. Pudjawati, sebelum kini dipimpin olehnya. Total pengurus PW MA Banten mencapai 120 orang yang terdiri dari unsur penasehat, majelis amanah, pembina, hingga bidang-bidang organisasi.
Dalam forum tersebut, Taufik juga memperkenalkan delegasi resmi dari PW MA Banten yang hadir sesuai mandat, yakni Ketua Majelis Amanah KH. Zaenal Abidin Sujai, dirinya selaku ketua PW, serta Sekretaris Umum H. Muhamad Subhan.
Selain itu, turut hadir perwakilan dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten, antara lain Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kota Cilegon.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kegiatan Mathla’ul Anwar di Banten tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan kajian dan pengajian yang melibatkan para pakar dari internal organisasi maupun kalangan akademisi.
“Berbagai kegiatan kajian dan pengajian rutin kita selenggarakan dengan menghadirkan para pakar di bidangnya, baik dari internal maupun eksternal,” jelasnya.
Ia juga menyinggung kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri Gubernur Banten, Andra Soni. Dalam kesempatan tersebut, selain berbuka puasa, juga dilakukan diskusi santai yang berlangsung hingga larut malam.
“Alhamdulillah, Gubernur Banten berkenan hadir, berbincang, berdiskusi, dan menunjukkan kedekatan dengan Mathla’ul Anwar,” tambahnya.
Taufik turut menyampaikan bahwa PW MA Banten memiliki kantor seluas 1.100 meter persegi yang berlokasi di lingkungan Cilaku, Kota Serang dan telah menjadi aset milik organisasi. Gedung tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, termasuk peringatan hari besar.
Menutup sambutannya, ia kembali menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta muktamar.
“Selamat datang di Provinsi Banten, bumi sejuta santri dan seribu ulama,” tuturnya.
(Yuyi Rohmatunisa)














