Rai Wirajaya Anggota DPR RI : Pemerintah Telah Mengantisipasi Berbagai Kemungkinan Krisis Keuangan dengan UU NO 9 Tahun 2016

Peserta dan Pembicara Seminar Nasional Bank Indonesia di Kalimantan Tengah. Foto: Jendnus

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

[Palangkaraya] Krisis Ekonomi yang pernah melanda Indonesia Pada tahun 1998 dan 2008 menjadi pelajaran bersama semua pihak, khususnya Pemerintah dan DPR RI, hal ini menjadi dasar kuat DPR RI merumuskan lebih baik lagi antisipasi kemungkinan Krisis melanda Indonesia di tahun – tahun yang akan datang, antisipasi telah dilakukan dan akan menjamin apabila krisis menerpa Indonesia, yakin Indonesia telah siap dan telah memiliki pondasi yang kuat untuk menghadapi Krisis yaitu dengan lahirnya undang – Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan, tegas Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya,SE.,MM dalam Seminar Nasional Bank Indonesia yang dilaksaksanakan Oleh Jaringan Pemuda Nusantara ( JPN Pusat ) bersama DPP Peradah Provinsi Kalimantan Tengah dengan tema Seminar “Peran Bank Indonesia Dalam Sistem Perbankan Indonesia” di Gedung KNPI pada Jumat, 21 Juli 2018.

[Baca Pendidikan Kewirausahaan Bagi Generasi Muda (Entrepreneurship Education)]

Ketua Umum DPP Jaringan Pemuda Nusantara (DPP JPN) D. Sures Kumar, mengatakan Seminar Nasional Bank Indonesia ini sebagai komitmen Pemuda dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan untuk kemajuan dan kesejahteraan Masyarakat, Bangsa dan Negara, kami sedari awal komitmen mendukung berbagai program pemerintah yang terbaik untuk masyarakat, seperti halnya Seminar Nasional Bank Indonesia kali ini.

Panitia Seminar Nasional. Foto: Jendnus

Panitia Seminar Nasional. Foto: Jendnus

Deputi Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Bapak Setian menyampaikan Peran dan Fungsi Bank Indonesia, dimana Bank Indonesia (1) Sebagai otoritas moneter, kebijakan bank sentral sangat berpengaruh terhadap seluruh kegiatan ekonomi suatu negara, (2) Bank sentral juga sangat vital dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan penyelenggaraan sistem pembayaran, (3) Bank sentral sebagai mitra strategis dan penyeimbang bagi otoritas fiskal dalam menjaga stabilitas ekonomi makro suatu perekonomian. dan menegaskan kalau posisi Bank Indonesia lebih tinggi dari Bank apapun.

[Baca Pesan Kerukunan Presiden Joko Widodo Di Dharma Shanti Nasional 2018]

Dr. Fitria Husnatarina,SE.,M.Si, AK,CA dari Direktur Galeri Bursa Efek Indonesia UPR menyampaikan pentingnya masyarakat memahami tentang regulasi, tugas serta fungsi Bank Indonesia, memberikan sebuah wawasan makro yang baik bagi masyarakat secara umum dan pelajar/mahasiswa secara khusus untuk memahami secara lebih mendalam terkait regulasi, dan aktivitas Bank Indonesia yang erat kaitannya dalam proses mencapai kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui proses pengawasan perbankan dan otoritas moneter yang baik.

Ketua DPP Peradah Kalimantan Tengah, Dino menegaskan komitmen yang sama dengan Pemuda JPN, sehingga Peradah siap selalu bersama – sama membantu mensukseskan program Pemerintah dan kerjasama kegiatan ini sebagai momentum bagi Peradah yang akan melaksanakan Mahasabha / Kongres 3 November 2018 di Kalimantan Tengah dan akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo, dan berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan lagi dilain waktu, dan Peradah berharap dukungan semua pihak, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kota Palangkaraya sebagai Tuan Rumah event nasional Peradah. (Sr)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry