Semburan Api dari Kawah Gunung Agung

Penampakan Sinar Api di Kawah Gunung Agung. Foto: Warga

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

[Karangasem] Situasi kawah Gunung Agung pada Senin (27/11) malam terlihat adanya peningkatan aktivitas vulkanik. Dari pos Rendang yang berada di sebelah timur Gunung Agung terlihat sinar api dari dalam kawah Gunung Agung. Sinar api ini terlihat pada pukul 20.04WITA. Berdasarkan informasi dari PVMBG, sinar api ini merupakan letusan tipe Strombolian yang artinya aliran lava yang naik ke kawah muncrat seperti air mancur atau menyembur. Tipe Strombolian ini menunjukkan bahwa magma yang sekarang ada di kawah gunung agung bersifat encer atau kurang kental.

[Baca Abu Vulkanik Gunung Agung Mengarah ke Timur]

Pada Senin (27/11) pukul 06.00WITA, PMVBG telah meningkatkan status Gunung Agung dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas). Status Awas adalah status tertinggi dalam status Gunung Api. Dengan meningkatnya status Gunung Agung, masyarakat dan pengunjung dilarang melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di radius 8 km dari kawah Gunung Agung. Area radius 8 km dari kawah Gunung Agung juga disebut Zona Perkiraan Bahaya. Selain itu, juga ada tambahan perluasan sektoral ke arah Utara-Timur Laut dan Tenggara-Selatan-Barat daya sejauh 10 km dari kawah Gunung Agung.

Sinar Api Tertangkap CCTV PVMBG di batulompeh, kubu.

Sinar Api Tertangkap CCTV PVMBG di batulompeh, kubu.

Masyarakat di sekitar Gunung Agung diharapkan untuk terus memantau arah dan kecepatan angin untuk mengantisipasi pergerakan abu vulkanik dan menentukan lokasi pengungsian. Masyarakat pun diharapkan melakukan langkah-langkah antisipasi sembari tetap menjaga ketenangan dan ketertiban. Saat ini, semburan abu vulkanik Gunung Agung diikuti oleh hujan yang lebat. Hal ini menyebabkan banyak sungai mengalirkan air yang tercampur dengan abu vulkanik. Masyarakat diharapkan untuk menghindari aliran sungai tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

[Baca Langkah Aman Menghadapi Hujan Abu Vulkanik]

Dampak dari perkembangan Gunung Agung menyebabkan Bandara Internasional Ngurah Rai ditutup mulai pukul 07.00WITA hingga 18 jam ke depan. Penutupan bandara ini akan dievaluasi per 6 jam. Akibatnya, sekitar 50.000 penumpang mengalami pembatalan penerbangan. Walau demikian, aktifitas di daerah wisata yang tidak berlokasi di Zona Perkiraan Bahaya masih berlangsung seperti biasa.()

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Total Comments ( 1 )

Comments are closed.