Gunung Agung Meletus, Masyarakat Diharapkan Tetap Tenang

Penampakan Letusan Gunung Agung pada Minggu (26/11) pagi. Foto: Warga

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

[Denpasar] Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI melaporkan telah terjadi letusan Gunung Agung pada Sabtu (25/11) pukul 17.30 WITA. Hingga Minggu pagi (26/11), letusan Gunung Agung mengeluarkan abu asap yang membumbung hingga ketinggian 3000m dan bertiup lemah ke arah Barat. Walau demikian, PVMBG mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dan masih mempertahankan status Level III (Siaga). Dengan status ini, masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di dalam radius 6km ditambah perluasan sektoral sejauh 7.5 km ke arah Utara-Timur Laut, Tenggara dan Selatan-Barat Daya.

[Baca Presiden Jokowi : Lebih Dari 30 Tahun Tidak Ada Perubahan Mendasar di Perguruan Tinggi Indonesia]

Melalui grup whatsapp, sebagian warga melaporkan turunnya abu vulkanik dari letusan Gunung Agung. Abu vulkanik berukuran tipis seperti ketombe mulai terlihat sejak hari Sabtu (25/11) pukul 22.45 WITA . Abu vulkanik ini mulai menutupi permukaan di daerah yang terdampak letusan Gunung Agung dan menyebabkan rasa perih bila masuk ke mata. Abu ini juga sangat berbahaya bila terhisap dalam saluran pernafasan. Karena itu, warga diharapkan menggunakan masker mulut dan kaca mata bila terpaksa harus ke luar rumah.

Penampakan Abu Vulkanik Letusan Gunung Agung. Foto: Warga

Penampakan Abu Vulkanik Letusan Gunung Agung. Foto: Warga

Sementara itu, aktivitas di Bandara Ngurah Rai masih berlangsung seperti biasa. Walau demikian, ada beberapa penerbangan internasional yang dibatalkan sebagai tindak lanjut dari situasi Gunung Agung. Penerbangan internasional tersebut diantaranya adalah penerbangan dengan tujuan Sydney, Brisbane, Darwin, Singapura, Kualalumpur dan Donghuang. Sementara untuk penerbangan domestik, tercatat baru satu penerbangan tujuan Jakarta yang dibatalkan karena letusan Gunung Agung ini.

[Baca Solo Traveling? Kenapa Tidak…]

Secara umum, aktivitas masyarakat Bali masih berlangsung seperti biasa. Tempat-tempat wisata yang berlokasi jauh dari Gunung Agung masih tetap ramai dikunjungi wisatawan. Walau demikian, untuk mewaspadai perkembangan letusan Gunung Agung, PVMBG mengeluarkan rekomendasi-rekomendasi yang diantaranya adalah melarang warga, pendaki atau pengunjung untuk melakukan pendakian di Zona Perkiraan Bahaya, menyiapkan masker penutup hidung dan mulut serta pelindung mata, mengharapkan seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas suasana di Pulau Bali, tidak menyebarkan berita-berita bohong (hoax) serta tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Agung dari sumber yang tidak jelas.()

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

Total Comments ( 1 )

Comments are closed.