Solo Traveling? Kenapa Tidak…

Ilustrasi Solo Traveller. Foto: roomsuggestion.com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

[Jakarta] Traveling tidak selalu dilakukan bersama-sama dengan orang lain. Anda dapat saja melakukan solo traveling yang dikarenakan oleh pekerjaan, belum ada teman traveling atau karena sekedar ingin punya “waktu untuk diri sendiri”. Melakukan solo traveling tidak selalu menjadi hal yang menakutkan. Berikut adalah tips agar anda dapat melakukan solo traveling yang menyenangkan.

1. Pelajari secara detail akomodasi yang cocok untuk solo traveling.

Beberapa penginapan di daerah-daerah wisata mengharuskan tamunya untuk berbagi kamar dengan tamu yang lain. Bila ingin menggunakan kamar tersebut untuk sendiri, maka ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Bagi yang benar-benar ingin melaksanakan solo traveling, maka perlu melakukan survei terlebih dahulu untuk menghindari penginapan yang seperti ini.

2. Pilih tempat akomodasi yang memiliki rating positif.

Saat ini, sudah banyak website dan aplikasi traveling yang menampilkan daftar penginapan yang dapat diurutkan berdasarkan rating. Rating ini diberikan oleh tamu-tamu yang telah menginap di tempat atau hotel tersebut. Lakukan survei lebih lanjut mengenai rating sebuah tempat akomodasi sebelum melakukan pemesanan untuk menyakinkan keamanan dan fasilitas-fasilitas yang ada akan memenuhi ekspetasi anda.

3. Pilih tempat akomodasi yang memiliki Wi-Fi gratis.

Terkadang, anda tidak ingin melakukan perjalanan saat melakukan solo traveling dan hanya ingin tinggal di dalam kamar. Dalam situasi tersebut, koneksi internet sering kali menjadi pilihan untuk mengisi waktu atau sekedar berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman. Karena itu, tempat akomodasi yang menawarkan Wi-Fi gratis juga perlu menjadi pertimbangan.

4. Lakukan berbagai aktifitas yang biasanya tidak dapat dilakukan saat traveling bersama orang lain.

Saat melakukan traveling bersama orang lain, terkadang terdapat keterbatasan pilihan dikarenakan harus menyesuaikan diri terhadap keinginan teman traveling anda. Saat melakukan solo traveling adalah saatnya bagi anda untuk memilih berbagai aktifitas yang anda sukai tanpa memikirkan perasaan orang lain. Lihat kembali daftar yang aktifitas yang ingin anda lakukan yang belum bisa tercapai saat melakukan traveling bersama orang lain. Lakukan lah aktifitas tersebut dan temukan sensasi yang berbeda. Jangan lupa, ambil foto yang banyak saat anda melakukan aktifitas-aktifitas tersebut.

5. Berikan informasi itenary anda kepada teman dan keluarga.

Agar keluarga dan teman-teman anda tidak khawatir dengan keberadaan anda saat melakukan solo traveling, berikan informasi itenary anda kepada mereka. Dengan informasi itenary tersebut, keluarga dan teman-teman anda dapat merasa rileks karena memiliki gambaran umum tentang aktifitas anda. Informasi itenary ini juga menjadi panduan bagi keluarga atau teman-teman anda mengenai waktu yang tepat untuk menghubungi anda. Juga jangan lupa mendaftarkan diri anda ke kantor kedutaan setempat agar dapat menghubungi anda dalam situasi-situasi tertentu.

6. Buat daftar kontak darurat yang dapat dihubungi.

Tips yang terakhir dan juga penting adalah buat daftar kontak darurat yang dapat dihubungi. Daftar kontak darurat ini dapat berisi informasi kontak personal anda (seperti nomor telepon tempat akomodasi, nomor telepon selama traveling, nomor telepon anda), daftar kontak keluarga atau teman-teman dekat anda, atau daftar telepon-telepon institusi umum yang mungkin diperlukan (seperti nomor telepon kantor polisi setempat, rumah sakit terdekat, dan lain-lain). Daftar kontak ini akan sangat berguna bagi anda bila mengalami situasi-situasi yang tidak direncanakan.()

Sumber: Forbes

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry